Film pendek yang berdurasi 18 menit ini berkisah tentang Seorang remaja asal Palembang yang baru saja lulus dari SLTA dan berkeinginan melanjutkan pendidikan ke Perguruan tinggi di Yogyakarta. Sayangnya, keinginannya untuk melanjutkan pendidikan di Jogja ditentang oleh orang tua dengan alasan ketidakamanan dan kekhawatiran abah akan tidak ada yang membantu meneruskan usahanya jika anak satu-satunya itu keluar Palembang. Berbekal surat panggilan diterima di Program S1 Sastra Inggris di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta dengan beasiswa penuh serta keinginan yang kuat akhirnya Sandi memutuskan meneruskan pendidikan sarjananya ke Yogyakarta walaupun belum mendapatkan restu dari abah dan emak.

Salah satu visi kota Yogyakarta ialah sebagai kota pendidikan yang berkualitas nampaknya harus dijaga dan dipertahankan. Dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bagian Pendidikan Tinggi (DIKTI) DIY mencoba mensosialisasikan Yogyakarta sebagai kota pendidikan yang kondusif, nyaman dan aman salah satunya dengan memproduksi film pendek berjudul “Yogyakarta Pendidikan Masa Depan”. Film pendek ini telah ditayangkan pada televisi lokal dan nasional serta ketika ada pameran pendidikan berlangsung mulai dari Januari hingga September 2013 yang lalu .

Selengkapnya ada di web Mercu Buana Yogya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *